01 May 2016

CFB (CIRCULATING FLUIDIZED BED)



Konsep dasar dari Boiler CFB adalah boiler stoker (unggun fluidisasi) dimana batu bara dibakar diatas rantai berjalan dan diberi hembusan udara dari sisi bawah sehingga batu bara membara diatas rantai berjalan tersebut. Setelah dilakukan repowering dan redesigning maka didapatkanlah jenis boiler dengan tipe CFB. Berikut ini akan dibahas secara singkat pengertian, bagian-bagian boiler, konsep pembakaran, Perbadingan boiler CFB dan Pulvurized Coal, Prosedur umum operasi, Proses pembakaran, kontrol pembakaran, dll.
A. Pengertian CFB.
- CIRCULATING : Terjadinya sirkulasi batubara  yang  belum habis terbakar dari FURNACE  ke CYCLONE kemudian masuk ke SEAL POT dan kembali ke FURNACE.
- FLUIDIZED : Penghembusan udara primer  untuk menjaga  material bed dan batubara tetap melayang didalam Furnace.
- BED : Material  berupa partikel-partikel kecil (pasir kuarsa, bottom ash) yang digunakan sebagai media awal transfer panas dari pembakaran HSD ke pembakaran Batubara (± 100 ton).
Pada boiler type CFB terdapat 3 bagian utama yaitu:
  1. FURNACE  yang berfungsi sebagai tempat terjadinya pembakaran bahan bakar.  Komponen yang terdapat di Furnace: Wall tube, Panel Evaporator, Panel Superheater .
  2. CYCLONE yang berfungsi untuk memisahkan batubara yang belum terbakar dengan abu (ash) sisa pembakaran dan mengembalikannya ke Furnace. Komponen utama Cyclone: Cyclone, SealPot, Seal Pot Duct.
  3. BACKPASS yang berfungsi sebagai ruang pemanfaatan kalor yang terdapat dalam flue gas. Komponen utama di Backpass: Finishing Superheater, Low Temperature Superheater, Economizer, dan Tubular Air Heater.


 

B. Konsep Pembakaran Boiler CFB
Konsep pembakaran dari boiler CFB ini adalah:
a.       CFB Boiler mampu membakar dengan tingkat emisi yang rendah (SOx dan NOX yang sangat rendah).
b.      Coal dibakar pada bagian `bed of hot material` yang mengambang dan sirkulasi dalam furnace karena kecepatan udara yang tinggi sehingga menyebabkan fluidisasi pada bed material.
c.       Bed inventory terdiri dari coal fuel, sorbent, inert sand, dan reinjected coal dari cyclone.

C. Perbandingan  Boiler CFB dengan Boiler PC
Teknologi Boiler tipe CFB ini mempunyai banyak kelebihan dibandingkan dengan jenis boiler Pulvurized Coal yang kita kenal selama ini. Berikut adalah beberapa perbandingan antara Boiler Tipe CFB dan Boiler PC (Pulvurized Coal).
NO
BOILER CFB
BOILER PC
1.
Temperatur pembakaran di Furnace rendah (± 800 oC)
Temperatur Pembakaran di Furnace tinggi       (> 1000 °C)
2.
Kadar  SOx dan NOx  yang rendah karena menggunakan Limestone
Kadar  SOx dan NOx  tinggi karena tidak menggunakan Limestone.
3.
Ukuran batu bara yang masuk ke Furnace  (± 6 mm)
Ukuran batubara  yang masuk ke furnace dalam bentuk serbuk halus.
4.
Dapat menggunakan batubara dengan nilai kalor yang rendah. (4000 – 5000 kkal/kg)
Menggunakan batubara dengan nilai kalor yang tinggi.
5.
Menggunakan Panel Evaporator  dan Panel Superheater didalam Furnace untuk pemanfaatan radiasi panas dari Pembakaran.
Tidak menggunakan Panel Evaporator dan Panel Superheater.
6.
Penggunaan StartUp Burner  tidak tergantung dari beban (MW) tetapi temperatur Furnace.
Penggunaan StartUp Burner tergantung  beban.


http://www.resepkuekeringku.com/2014/11/resep-donat-empuk-ala-dunkin-donut.html http://www.resepkuekeringku.com/2015/03/resep-kue-cubit-coklat-enak-dan-sederhana.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/10/resep-donat-kentang-empuk-lembut-dan-enak.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/07/resep-es-krim-goreng-coklat-kriuk-mudah-dan-sederhana-dengan-saus-strawberry.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/06/resep-kue-es-krim-goreng-enak-dan-mudah.html http://www.resepkuekeringku.com/2014/09/resep-bolu-karamel-panggang-sarang-semut-lembut.html

0 komentar: